Universitas Indonesia Siap Terima 10 Ribu Maba di 2026, Target Pemerataan hingga 400 Kabupaten/Kota
Penerimaan mahasiswa baru (maba) Universitas Indonesia (UI) pada tahun 2026 sudah resmi dibuka. Tahun ini, UI menargetkan 10 ribu mahasiswa S1 melalui delapan jalur seleksi. Menariknya, UI juga mendorong pemerataan akses pendidikan dengan menargetkan perwakilan dari 400 kabupaten/kota di Indonesia.
Rektor UI, Heri Hermansyah, menyampaikan bahwa sekitar 500 mahasiswa akan mewakili tiap kabupaten di Indonesia. Pada 2025 lalu, UI menerima sekitar 13.000 mahasiswa baru dari 360 kabupaten/kota, sedangkan pada 2024 jumlahnya berasal dari 270 kabupaten/kota. Tahun ini, UI optimistis bisa menembus angka 400 kabupaten/kota, termasuk daerah hasil pemekaran seperti di Papua.
Komitmen terhadap Aksesibilitas dan Pendampingan
Menurut Heri, UI tidak hanya membuka akses seluas-luasnya, tetapi juga berkomitmen membantu mahasiswa dari sisi administrasi dan pembayaran. Pihak kampus akan mencairkan beasiswa agar mahasiswa yang diterima dapat termotivasi menyelesaikan masa studi tepat waktu.
Heri juga menegaskan bahwa UI tidak melihat latar belakang ekonomi calon mahasiswa, namun penilaian akan sesuai pencapaian akademik calon mahasiswa. Tidak berhenti disitu, UI juga akan memberi fasilitas penunjang belajar, antara lain:
- asrama mahasiswa
- bantuan biaya hidup
- hingga fasilitas penunjang lain.
Fleksibilitas Biaya Pendidikan
UI juga membuka peluang pengurangan UKT bagi mahasiswa penerima beasiswa dan membuka peluang pengurangan UKT kepada mitra industri. Melalui penambahan kesempatan ini, Heri berpesan agar tidak perlu takut biaya jika ingin kuliah di Universita Indonesia.